6 Cara Membuat Video Klip Musik Keren dengan Foto Sendiri, Mudah Dicoba

6 Cara Membuat Video Klip Musik Keren dengan Foto Sendiri, Mudah Dicoba

Penasaran kenapa bisa orang-orang bikin video klip musik pakai foto sendiri tapi keren banget?

Jawabannya adalah soal “kreativitas”. Ketika kamu mulai mencoba membuat video klip sendiri, jangan batasi ide-ide yang kamu punya. Kamu bisa memulainya dengan mencatat ide-ide kamu lalu kembangi dengan konsep videonya.

 

Lalu hal apa saja sih yang perlu disiapkan untuk membuat video klip musik menggunakan foto sendiri supaya hasilnya keren?

 

1. Konsep Video

Hal pertama yang paling penting adalah menentukan konsep video. Konsep ini bisa dimulai dengan memikirkan tema yang akan ada di dalam video. Misalnya kamu ingin buat video klip dengan tema vintage, maka selanjutnya kamu perlu memikirkan ide-ide apa saja yang unik dan cocok untuk tema tersebut.

 

Ide-ide lain yang perlu kamu siapkan bisa berupa kostum, dekorasi, dan juga make-up bila diperlukan. Jadi nantinya video klip yang kamu buat bukan sembarang video saja, tapi sebuah mahakarya yang dipikirkan secara matang.

2. Lokasi Pengambilan Foto

Selanjutnya kamu bisa memikirkan lokasi mana yang cocok untuk pengambilan foto. Kamu bisa memilih di dalam atau di luar ruangan sesuai kebutuhan. Namun perlu diperhatikan juga pengaturan cahaya di lokasi. Jika kamu memilih di dalam ruangan, pastikan cahaya masuk ke dalam sela-sela ruangan agar hasil foto terlihat bagus dan jelas. Kamu juga bisa menggunakan lampu tambahan supaya hasilnya lebih baik.

3. Proses Pengambilan Foto

Namanya juga bikin video klip pakai foto sendiri, ya sudah pasti yang perlu disiapkan selanjutnya adalah fotonya. Foto harus beresolusi tinggi agar hasil yang didapatkan pada saat menjadi video klip nanti tidak pecah.

 

Foto-foto yang disiapkan juga harus sesuai dengan durasi video yang kamu inginkan. Usahakan saat kamu mengambil foto ambilah sebanyak mungkin untuk menghindari kekurangan stok foto saat proses editing.

Jangan ambil foto dengan posisi yang campur aduk! Maksudnya, jika sedari awal kamu mengambil foto dengan posisi horizontal, maka foto selanjutnya jugalah harus dengan posisi yang sama. Begitu juga jika kamu ingin mengambil foto dengan posisi vertikal.

 

Pengambilan gambar agar lebih bagus, kamu bisa mencoba beberapa angle atau posisi kamera yang berbeda. Posisi kamera yang paling sering digunakan adalah normal angle, bird eye, dan low angle.

 

Normal angle adalah posisi kamera yang sejajar dengan objek. Di posisi ini, objek terlihat jelas dan sama dengan mata pada aslinya. Teknik normal angle atau biasa disebut eye level ini sering kali digunakan untuk memotret manusia, karena di posisi ini bisa terlihat jelas segala hal detail seperti senyuman, kerutan, dll.

 

Bird eye level adalah posisi kamera yang berada di atas objek. Posisi ini dinamakan bird eye level karena menyerupai mata burung yang berada di atas langit lalu melihat ke bawah. Fungsi dari posisi ini untuk melihatkan dengan jelas objek dan panorama di sekitar.

 

Low angle, kalau posisi kamera yang ini fungsinya adalah memperlihatkan objek dari bawah supaya terkesan besar, kokoh, dan memiliki power.

 

Dramatis sekali bukan? Masalah posisi kamera pun harus kamu pikirkan dengan baik supaya pada saat memasukannya ke dalam video akan terlihat sangat kreatif dan profesional.

4. Melakukan Editing

Jika sudah lengkap dengan fotonya, kamu bisa mulai melakukan editing. Ada perbedaan software atau aplikasi saat melakukan editing video klip di PC/laptop dan smartphone. Cara mengeditnya pun terdapat perbedaan di keduanya.

a. Edit video klip musik di PC/laptop

Software yang bisa kamu gunakan seperti Adobe Premiere dan Filmora. Nantinya pada saat memulai, kamu tinggal membuat file project terbaru. Saat masuk ke dalam timeline, import atau masukan foto-foto yang sudah kamu siapkan

b. Edit video klip di Smartphone

Nah, kalau kamu hanya memiliki smartphone, bisa banget melakukan editing menggunakan beberapa aplikasi edit video. Kamu bisa mengunduh aplikasi CapCut, VideoShow, KineMaster, dan Video Maker. Setelah itu kamu bisa langsung melakukan editing dengan memasukan foto-foto yang sudah diambil.

 

Fitur-fitur yang biasanya ada di dalam tiap software editing video adalah kamu bisa menentukan durasi tiap fotonya. Selain itu kamu juga bisa menambahkan efek agar videonya nanti terkesan lebih cinematic.

5. Menambahkan Audio dan Musik

Yang selanjutnya dilakukan menambahkan audio dan musik ke dalam video klip. Kamu tidak perlu menyiapkan audio terlebih dahulu karena di beberapa aplikasi editing video sudah ada fitur merekam audio. Jadi pada saat melakukan editing, kamu juga bisa langsung merekam audio.

 

Supaya lebih keren, jangan lupa memasukkan musik agar video klip kamu terkesan lebih serius. Kamu bisa mengunduh musik gratis di internet dengan berbagai genre, namun pastikan musik yang kamu pilih bebas copyright, ya!. Contoh situs yang menyediakan musik atau instrumental gratis seperti freemusicarchive.org, ashamaluevmusic.com, dan satu lagi di channel Youtube Nocopyrightsounds.

 

Gabungkanlah audio dan musik tadi ke dalam timeline editing kamu. Pastikan supaya keduanya sinkron dengan foto-foto yang ada, ya!.

6. Tambahkan Teks

Jika diperlukan, kamu bisa menambahkan teks ke dalam video klip. Di tiap aplikasi memberikan fitur tambahkan teks dengan berbagai macam style dan warna yang bisa kamu sesuaikan.

 

Caranya kamu hanya perlu memilih tombol masukan teks, ketik teks yang kamu inginkan, tentukan font atau gaya teks yang kamu mau, pilih warna yang sesuai dengan tema.

 

Apakah membuat video klip sesulit itu?

 

Tentu saja kalau hasilnya mau keren dan bagus harus melewati tahap di atas. Bahkan hanya dengan foto-foto saja kamu bisa membuat video klip animasi, lho! Teknik yang satu ini biasa disebut stop motion, namun tentunya kreativitas kamu di sini akan sangat diperlukan.

 

Tapi jangan khawatir, kalau kamu merasa tidak punya waktu banyak untuk membuat video klip dengan foto kamu sendiri, kamu bisa menyewa jasa videografi dan fotografi. Sudah banyak penyedia jasa tersebut yang menawarkan pembuatan video klip sesuai dengan permintaan, salah satunya Ririsaci studio.

 

Kamu hanya tinggal diskusikan bagaimana konsep yang mau kamu buat, apa angle kameranya, dan di mana lokasinya. Mereka akan menyesuaikan dengan permintaan kamu. Alat-alat yang digunakan pun tentunya terbilang jauh lebih baik, mulai dari kamera yang bisa memotret dengan resolusi tinggi, dan software editing yang mendukung.

 

Di penyedia jasa videografi tersebut tidak hanya mampu membuat video klip menggunakan foto kamu, namun juga menawarkan jasa rekam video. Jadi sekelas jasa editing seperti Ririsaci studio tentunya akan memberikan pelayanan yang maksimal agar hasil video klip kamu nantinya bagus dan keren.

 

Pilih yang mana nih, bikin video klip sendiri atau lewat penyedia jasa videografi ?